Sulap Sampah jadi Emas! Mahasiswa Undip Manfaatkan Galon Bekas sebagai Sarana Perbanyak Lele di Desa Ngrombo!

Ngrombo, Sukoharjo - Tim II KKN Universitas Diponegoro 2023/2024 memberikan inovasi unik dalam mengatasi permasalahan sampah di Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Program kerja multidisiplin bertajuk ‘Pengelolaan dan Peningkatan Kesadaran Masyarakat mengenai Sampah dan Pemanfaatan Galon sebagai Media Perbanyakan Lele’ berhasil menarik perhatian masyarakat.

Berangkat dari permasalahan pengelolaan sampah di Desa Ngrombo dengan bukti nyata banyaknya masyarakat yang membakar sampah rumah tangga dimana efek samping dari pembakaran tersebut tentu saja berbahaya bagi kesehatan juga lingkungan. Selain itu, ternyata di Desa Ngrombo belum memiliki badan pengelolaan sampah untuk menangani permasalahan sampah ini. Maka dengan kolaborasi dari empat program studi, yakni Biologi, Psikologi, Hukum, dan Ilmu Pemerintahan, maka kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik.

Tidak hanya itu, Tim II KKN Universitas Diponegoro 2023/2024 juga mengusulkan pembentukan organisasi desa khusus untuk badan pengelolaan sampah pada setiap RW maupun RT kepada perangkat desa. Dengan adanya organisasi ini, diharapkan dapat memaksimalkan pengelolaan sampah di Desa Ngrombo yang dapat menjadi lembaga yang berperan penting dalam mengawasi, mengkoordinasi, dan mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Inovasi yang dilakukan oleh Tim II KKN Universitas Diponegoro 2023/2024 ini membuktikan bahwa masalah sampah dapat diatasi dengan cara kreatif dan sederhana yang diharapkan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengatasi permasalahan sampah di masyarakat.

Dengan demikian, program kerja ini tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga menciptakan kesadaran dan kebiasaan baru yang berkelanjutan dalam masyarakat. Ini adalah salah satu bentuk nyata dari pengabdian mahasiswa Universitas Diponegoro dalam membantu masyarakat mengatasi permasalahan di desa dengan menerapkan ilmu yang didapat mereka di bangku kuliah.

Sampah yang dihasilkan di rumah tangga terbagi menjadi dua, organik dan anorganik. Berkaca dari hal tersebut, maka Tim II KKN Universitas Diponegoro 2023/2024 memiliki ide cemerlang untuk memanfaatkan galon bekas sebagai media budidaya lele. Hal ini juga sebagai contoh penerapan nyata dalam pemanfaatan sampah anorganik menjadi bermanfaat daripada dibiarkan menumpuk menjadi sampah dan mencemari lingkungan.

“Kami melihat adanya peluang pemanfaatan galon bekas ini dimanfaatkan menjadi sesuatu berguna daripada terbuang tercuma. Dari sinilah muncul ide untuk memperbanyak lele menggunakan media galon,” ujar Mikail Zain selaku koordinator desa.

Pada Minggu, 28 Juli 2024, Tim II KKN Universitas Diponegoro 2023/2024 mengadakan penyuluhan kepada masyarakat RT Jebol, Desa Ngrombo. Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengelola sampah dengan baik serta cara memperbanyak lele menggunakan galon bekas.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat, Tim II KKN Universitas Diponegoro 2023/2024 membagikan bibit lele dalam galon bekas serta pakan lele secara gratis kepada setiap peserta penyuluhan. Harapannya, kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk turut serta dalam menjaga lingkungan.