Pencerdasan dan Demonstrasi Pemakaian Sensor Air untuk Kehidupan Sehari-Hari

Ngrombo, Sukoharjo – Pada 22 Juli 2024, Mahasiswa Teknik Komputer Universitas Diponegoro, Farrel Belva, sukses menggelar sosialisasi bertajuk "Pemanfaatan Sensor Air untuk Kehidupan Sehari-Hari." Program ini merupakan bagian dari KKN TIM II 2024 dan diikuti oleh 30 peserta dari kalangan masyarakat umum di Desa Ngrombo.

Dalam sosialisasi ini, Farrel memperkenalkan berbagai jenis sensor air, seperti sensor pH air dan sensor PPM air, yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Farrel menjelaskan secara detail bagaimana sensor ini bekerja, mulai dari cara mendeteksi perubahan kadar air hingga mengukur hasil pH dan PPM pada air tersebut. Sensor pH digunakan untuk mengukur tingkat keasaman atau kebasaan air, sedangkan sensor PPM (Parts Per Million) digunakan untuk mengukur jumlah partikel atau mineral terlarut dalam air.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan teknologi sederhana yang bisa diterapkan oleh masyarakat untuk memantau kondisi air di lingkungan sekitar,” ujar Farrel.

Selanjutnya, Farrel mendemonstrasikan cara penggunaan sensor air dalam kehidupan sehari-hari. Ia menunjukkan cara menggunakan sensor pH pada air untuk membantu warga menentukan waktu yang tepat untuk menyiram tanaman. Selain itu, ia juga mempraktikkan penggunaan sensor PPM air untuk melihat seberapa banyak kandungan mineral yang terdapat pada air tersebut, yang penting dalam menentukan apakah air layak dikonsumsi atau tidak.

“Dengan adanya sensor ini, masyarakat bisa lebih cepat dan tepat dalam mengambil tindakan, baik dalam kegiatan sehari-hari seperti bertani, maupun dalam menghadapi potensi penyakit yang disebabkan oleh air,” tambah Farrel.

Sosialisasi ini mendapat sambutan antusias dari warga yang hadir. Mereka tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang teknologi ini dan bagaimana bisa diaplikasikan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Beberapa warga bahkan berencana untuk menggunakan sensor di rumah mereka untuk memantau kondisi air sumur mereka.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Ngrombo semakin melek teknologi dan mampu memanfaatkan alat-alat sederhana namun efektif seperti sensor air untuk meningkatkan kualitas hidup dan keamanan lingkungan mereka. Program ini juga diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk mengadopsi teknologi serupa, memperluas manfaatnya ke lebih banyak orang.

Link foto gdrive :

https://drive.google.com/drive/folders/1wDmxTX8rO28C2Ahi4_U2QhXdLf5JpL-c?usp=drive_link